Antisipasi Hoax, Jurnalis Jabar Deklarasi Pemilu Damai 2019

Antisipasi Hoax, Jurnalis Jabar Deklarasi Pemilu Damai 2019

Antisipasi Hoax, Jurnalis Jabar Deklarasi Pemilu Damai 2019

Antisipasi Hoax, Jurnalis Jabar Deklarasi Pemilu Damai 2019
Antisipasi Hoax, Jurnalis Jabar Deklarasi Pemilu Damai 2019

BANDUNG-Ratusan jurnalis dari berbagai media massa di Jawa Barat

melakukan deklarasi Pemilu Damai 2019 yang diprakarsai Polda Jawa Barat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Wakapolda Jabar Brigjen Pol Supratman, PJU Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema, PJU Polrestabes Bandung, serta sekitar 100 jurnalis dari berbagai media massa di Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, menyatakan bahwa sinergitas Polri

dengan media massa di Jabar terjalin cukup baik. Ia mencontohkan pada penyelenggaraan pilkada serentak 2018 lalu. Menurutnya, media memiliki peranan penting dalam menjaga kondusifitas Jawa Barat.

Kapolda Jabar juga berharap sinergitas yang telah berjalan dengan baik ini akan terus terjaga, khususnya pada penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang

“Media berperan penting karena ikut menjaga kondusifitas masyarakat di Jawa Barat seperti pada pelaksanaan Pilkada serentak 2018 lalu,”kata Kapolda Jabar kepada wartawan di Bandung, Sabtu (1/12/2018)

Adapun, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menambahkan

penyebaran berita hoax di media sosial menjelang Pemilu 2019 sangatlah berbahaya. Berdasarkan statistik data digital Indonesia, sebesar 42% masyarakat Indonesia yang terkoneksi dengan internet rentan terpapar berita hoax. Hal itu dapat menimbulkan kondisi keamanan dan ketertiban di masyarakat tidak stabil.

Jurnalis paham dan tahu bagaimana masyarakat bisa menyentuh atau terpapar informasi. Jadi, rekan-rekan jurnalis dan pemerhati media sosial yang dapat memberikan gambaran tentang Jawa Barat, khususnya kinerja kepolisian,” katanya.

Trunoyudo berharap peran serta jurnalis dan pemerhati media sosial untuk memberikan literasi kepada masyarakat agar dapat mengidentifikasi berita yang benar.

Selanjutnya, Polri akan melakukan edukasi preventif dan preentif untuk menyelenggarakan manajemen media yang memberikan informasi baik dan benar serta bisa menjadi sumber data.

“Selain itu ada juga peran serta jurnalis, pemerhati media sosial yang baik netizen smart sehingga mampu menciptakan Pemilu 2019 yang damai,”pungkasnya. (Pun)

 

Baca Juga :