Cara Lengkap dalam Berbudidaya Ikan Mujair

Cara Lengkap dalam Berbudidaya Ikan Mujair

Cara Lengkap dalam Berbudidaya Ikan Mujair

Cara Lengkap dalam Berbudidaya Ikan Mujair
Cara Lengkap dalam Berbudidaya Ikan Mujair

Persiapan Media

Dalam menyiapkan media pemeliharaan ini, yang perlu dilakukan adalah pengeringan kolam selama beberapa hari, lalu dilakukan pengapuran untuk memberantas hama dan ikan-ikan liar sebanyak 25-200 gram/meter persegi, diberi pemupukan berupa pupuk buatan, yaitu urea dan TSP masing- masing dengan dosis 50-700 gram/meter persegi, bisa juga ditambahkan pupuk buatan yang berupa urea dan TSP masing-masing dengan dosis 15 gram dan 10 gram/meter persegi.

Pemupukan

Bukan hanya tanaman saja yang perlu pemupukan, busisaya ikan mujair juga perlu pemupukan. Pemupukan kolam bertujuan untuk meningkatkan dan produktivitas kolam, yaitu dengan cara merangsang pertumbuhan makanan alami sebanyak-banyaknya. Pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk kandang atau pupuk hijau dengan dosis 50–700 gram/m²

Pakan Untuk Pembesaran

Apabila tingkat produkivitas dan kesuburan kolam sudah semakin berkurang, maka bisa diberikan makanan tambahan dengan komposisi sebagai berikut: tepung ikan 25%, tepung kopra 10% dan dedak halus sebesar 65%. Komposisi ransum ini digunakan dalam usaha budidaya ikan munjair secara komersial.
Dapat juga diberi makanan yang berupa pellet yang berkadar protein 20-30% dengan dosis 2-3% dari berat populasi per hari, diberikan sebanyak dua kali per hari yaitu pada pagi dan sore hari. Disamping itu juga kondisi pakan dalam perairan tersebut sesuai dengan dosis atau ketentuan yang ada. Yaitu selain pakan dari media dasar juga perlu diberi makanan tambahan berupa hancuran pellet atau remah dengan dosis 10% dari berat populasi per hari. Pemberiannya 2-3 kali/hari.

Penyakit

Secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit dan hama pada budidaya ikan mujair:
  • Pengeringan dasar kolam secara teratur setiap selesai panen.
  • Pemeliharaan ikan yang benar-benar bebas penyakit.
  • Hindari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas.
  • Sistem pemasukan air yang ideal adalah paralel, tiap kolam diberi satu pintu pemasukan air.
  • Pemberian pakan cukup, baik kualitas maupun kuantitasnya.
  • Penanganan saat panen atau pemindahan benih hendaknya dilakukan secara hati-hati dan benar.
  • Binatang seperti burung, siput, ikan seribu (lebistus reticulatus peters) sebagai pembawa penyakit jangan dibiarkan masuk ke areal perkolaman.

Cara Pengambilan Benih Ikan Mujair

Cara 2 Kolam

 

  • Pembuatan Kolam 1 dan 2 berdampingan dengan posisi kolam 1 lebih tinggi dari kolam kedua.
  • Sehingga dapat dibuat saluran pembuangan air dari kolam 1 ke kolam 2
  • Saat pengambilan benih, saluran pembuangan di beri tutup berupa saringan kasar, agar induk tidak masuk ke kolam ke 2
  • Kolam kedua menjadi tempat pembesaran benih sampai siap jual

 

Cara 1 Kolam

 

  • Saat pengambilan benih berumur 2 minggu, kolam diberi anco, kemudian beri pakan diatasnya,
  • kemudian tunggu benih ikan berkumpul
  • Ambil anco, kemudian di pindah ke kolam pembesaran