Desa Marom Merupakan Sentra Produksi “Tipa-Tipa” Terbesar di Toba Samosir

Desa Marom Merupakan Sentra Produksi Tipa-Tipa Terbesar di Toba Samosir

Desa Marom Merupakan Sentra Produksi “Tipa-Tipa” Terbesar di Toba Samosir

Desa Marom Merupakan Sentra Produksi Tipa-Tipa Terbesar di Toba Samosir
Desa Marom Merupakan Sentra Produksi Tipa-Tipa Terbesar di Toba Samosir

Dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi, dosen dan mahasiswa Universitas Methodist Indonesia

(UMI) Medan prodi Manajemen Informatika dan Komputerisasi Akuntansi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Marom, Kecamatan Uluan Toba Samosir, Jumat (9/8).
Sasaran kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut adalah pendampingan disain kemasan makanan oleh-oleh serta digital marketing kepada kelompok pedagang tipa-tipa yang tergabung dalam kelompok “Panipa” di Desa Marom. “Kami memilih Desa Marom karena daerah ini merupakan sentra produksi tipa-tipa terbesar di Toba Samosir,” kata dosen Rimbun Siringoringo SPd MKom di kampus UMI Jalan Hang Tuah Medan, Selasa (13/8).

Tipa-tipa merupakan makanan oleh-oleh khas Porsea dan sekitarnya

, tetapi belakangan ini semakin kurang diminati masyarakat dan wisatawan karena kalah bersaing dengan oleh-oleh “kekinian”, karena sangat tertinggal dari sisi disain dan kualitas kemasannya. Ke depan, sangat terbuka peluang bagi peningkatan pendapatan pedagang tipa-tipa ini, mengingat Toba Samosir merupakan daerah pariwisata unggulan. “Kehadiran perguruan tinggi sangat penting bagi penyelesaian masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat,” kata Rimbun Siringoringo yang juga Ketua PKM di desa tersebut.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Kabid Pembinaan Koperasi dan UMKM Tobasa-Ruminta Tambunan

Ketua asosiasi pelaku UMKM Tobasa-Marandus Sirait, Kasi PMD Kecamatan Uluan-Winra Marpaung dan Perwakilan Rumah Kreatif Inalum -Desy Yosita Manurung. Usai pelatihan dosen UMI menyumbangkan satu unit sealer kemasan, model-model kemasan modern, dan stempel kepada kelompok “Panipa” di Desa Marom.
Marandus Sirait menawarkan kolaborasi dengan dosen UMI, misalnya mempromosikan Tipa-Tipa di Taman Eden 100 maupun di Bandara Internasional Kualanamu, sebagaimana yang telah sering dilaksanakan sebelumnya untuk produk sasagun dan kacang rasa andaliman. Pelatihan ini hanya salah satu dari rangkaian kegiatan PKM yang masih akan berlanjut.