Disdik Jabar Lepas 88 Program ADEM Tahun 2019

Disdik Jabar Lepas 88 Program ADEM Tahun 2019

Disdik Jabar Lepas 88 Program ADEM Tahun 2019

Disdik Jabar Lepas 88 Program ADEM Tahun 2019
Disdik Jabar Lepas 88 Program ADEM Tahun 2019

Sebanyak 88 siswa program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Provinsi Jawa Barat

(Jabar) tahun 2019 mengikuti acara pelepasan di Aula Dewi Sartika, Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar), Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Kamis (20/6/2019). Pelepasan tersebut dipimpin Sekretaris Disdik Jabar, Firman Adam.

Sebanyak 88 siswa yang berasal dari beberapa daerah di Papua dan Papua Barat, yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sorong, Kabupaten Asmat, Kabupaten Bovendigul, Kabupaten Mappi, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Oksibil itu, telah menyelesaikan pendidikan jenjang menengah tahun pelajaran 2018/2019.

Sekdisdik mengapresiasi seluruh siswa ADEM Angkatan ke-4 yang telah lulus di tingkat SMA

/SMK di Jawa Barat ini. Sekdisdik pun berpesan agar mereka menerapkan kebiasaan baik yang didapat saat sekolah di Jabar dan mengamalkannya di daerah asal.

“Semua kebiasaan, ilmu, dan pendidikan karakter yang telah ditanamkan para guru harus diamalkan agar kalian bisa menjadi contoh yang baik di daerah kalian masing-masing,” imbau Sekdisdik.

Selain itu, Sekdisdik juga mengimbau seluruh siswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat ini agar meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna meningkatkan kualitas generasi muda.

“Salah satu cara kita membangun Indonesia adalah melalui pendidikan.

Pendidikan bisa diakses, salah satunya melalui sekolah. Saya doakan kalian bisa melanjutkan sekolah dan dapat meraih cita-cita setinggi mungkin,” tuturnya.

Sekdisdik pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah berjasa memberikan ilmu yang mereka miliki kepada siswa. “Semoga jasa para guru bisa menjadi ladang ibadah,” ujarnya.

Program ADEM merupakan salah satu upaya pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan menengah bagi siswa yang mempunyai keterbatasan dari segi geografis dan ekonomi. Program tersebut diwadahi Direktorat Pendidikan Khusus-Layanan Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bekerja sama dengan tiap disdik provinsi.***

 

Baca Juga :