Dua SMPN Kekurangan Siswa

Dua SMPN Kekurangan Siswa

Dua SMPN Kekurangan Siswa

Dua SMPN Kekurangan Siswa
Dua SMPN Kekurangan Siswa

Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 jalur zonasi telah usai.

Namun, masih ada SMPN kekurangan siswa karena tak terpenuhinya kuota yang tersedia.

Kepala Seksi SMP pada Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Mawardi, mengatakan, pendaftaran tahap dua menyedikan kuota 1.256 kursi siswa baru. Dari kuota, 1.186 pendaftar dinyatakan diterima di sekolah negeri.

Artinya, terdapat sisa 70 kursi siswa baru. Yakni SMPN 31 di Jalan Pangkalan VIII, Ciketing Udik,

Bantargebang, tersisa 10 kursi, dan SMPN 43 di Jalan Pulo, Jatikarya, Jatisampurna, tersisa 60 kursi. Pihak sekolah tak boleh membuka pendaftaran untuk mengisi masing-masing kuota yang tersisa.

”Masih ada beberapa sekolah negeri yang kekurangan kuota siswa, namun sekolah tidak bisa lagi menerima siswa baru,” terang Mawardi, kepada Radar Bekasi, Kamis (11/7).

Menurutnya, tak terpenuhinya kouta di dua sekolah tersebut karena lokasi masing-masing yang cukup jauh.

”Karena jarak yang jauh, lokasi sekolah berada di perbatasan Bogor dan Bekasi,” katanya.

Padahal, kata Mawardi, pihaknya telah memberikan kesempatan dengan membuka pendaftaran hingga tahap dua. Tahap pertama 1-3 Juli 2019, sementara tahap dua 8-9 Juli 2019.

Bahkan pemerintah, secara mendadak membuka unit kelas baru SMPN 57 dengan kuota 108 kursi siswa baru. Sekolah yang menggunakan gedung SDN Duren Jaya X Bekasi Timur, kini sudah terisi penuh.

”Penerimaan siswa untuk USB SMPN 57 Kota Bekasi ini baru dibuka pada tahap kedua PPDB, karena surat putusan itu sendiri baru keluar pada Senin (8/7),” katanya.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/