ETIKA BISNIS

ETIKA BISNIS

ETIKA BISNIS

ETIKA BISNIS

 

Definisi Bisnis:

Bisnis adalah salah satu cara manusia untuk mencari penghasilan, bisnis tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia sehari-hari,baik bisnis yang berskala kecil sampai skala besar.Dengan etika bisnis produsen tidak akan merugikan konsumen dan mendapat penghasilan yang halal serta maksimal dan menjaga kesetian konsumen.

 

Pengertian Etika Bisnis Menurut Para Ahli:

a. Menurut Brown dan Petrello ( 1976) etika bisnis : “Business is an instituation which produces goods and service demanded by people” yang berarti bahwa bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

b. Menurut Velasquez ( 2005) etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi para standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, instutusi, dan perilaku bisnis.

Jadi dapat disimpulkan bahwa etika bisnis merupakan studi formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam sistem dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yangada di dalam organisasi.

Pembahasan:

Contoh kasus dalam etika bisnis yang diangkat adalah mengenai usaha bisnis harian adalah “usaha penjualan gorengan dengan menggunakan minyak yang digoreng beserta plastiknya”
Jenis usaha untuk menunjang kehidupan banyak sekali kita temui dalam kehidupan sehari-hari.Tidak hanya mendatangkan keuntungan besar,namun tidak sedikit yang menjalankan usaha kecil-kecilan.

Bisnis berjualan gorengan banyak sekali kita jumpai di pinggir jalan,hampir di setiap depan mini market pasti menemui tukang berjualan gorengan.Tapi sebagian tukang yang berjualan khususnya di kota besar sepereti Jakarta dan sekitarnya,banyak yang menghalalkan segala cara agar mencapai keuntungan yang besar,agar gorengan dapat terlihat menarik mereka tidak segan-segan menggoreng bahan baku beserta bungkus plastiknya,agar terlihat lebih menarik dan lebih renyah.
Istilah plastik mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Mereka terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi. Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapat dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Nama ini berasal dari fakta bahwa banyak dari mereka “malleable”, memiliki properti keplastikan. Plastik didesain dengan variasi yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, “reliency” dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri.

Kesimpulan Dan Saran:

Kesimpulan dari kasus ini,etika bisnis dalam berbisnis harus lebih di sosialisasikan agar dapat di gunakan dalam berbisnis yang baik. Dengan etika bisnis yang baik para pebisnis lebih memperhatikan produk mereka.

Sarannya kepada pelaku bisnis,jangan hanya memikirkan keuntunga semata. Karena berbuat curang atau merugikan orang lain adalah perbuatan dosa,dengan etika bisnis produsen dapat mencari keuntungan yang halal. Dengan sikap yang jujur ,sopan dan memberikan hak yang layak untuk para konsumennya agar lebih puas dengan kinerja dan pelayanan yang diberikan oleh pengusaha tersebut.

Baca Juga Artikel Lainnya: