Fakultas Dakwah Tandatangani MoA dan MoU dengan Kemenkumham dan BNNP

Fakultas Dakwah Tandatangani MoA dan MoU dengan Kemenkumham dan BNNP

Fakultas Dakwah Tandatangani MoA dan MoU dengan Kemenkumham dan BNNP

Fakultas Dakwah Tandatangani MoA dan MoU dengan Kemenkumham dan BNNP
Fakultas Dakwah Tandatangani MoA dan MoU dengan Kemenkumham dan BNNP

Guna meningkatkan kualitas lembaga khususnya Fakultas Dakwah UIN STS Jambi

terus memupuk hubungan kemitraan dengan berbagai lembaga.

Hal ini seperti yang dilaksnakan pada Kamis (10/10) bertempat di aula Rektorat, Fakultas yang baru berusia dua tahun ini mengadakan MoA dan MoU dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Jambi dan Badan Narkotika Nasiona (BNN) Provinsi Jambi.

Acara tersebut dihadiri Dekan Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, Samsu, SAg, MPd.I, Ph.D, Wakil Dekan I Fakultas Dakwah, Dr. Ruslan Abdul Gani, SH, M.Hum, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Jambi, Drs. Agus Nugroho Yusup, M.Si, Kepala Bidang Pencegahan dan Peberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi, Abdul Rozak, SE, dosen dan mahasiswa Fakultas Dakwah UIN STS Jambi.

Dekan Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, Samsu, SAg, M.Pd.I, Ph.D mengatakan, dengan

ditandatanganinya nota kesepakatan antara Fakultas Dakwah dengan Kanwil Kemenkumham dan BNN Provinsi Jambi diharapkan terlaksananya kegiatan bersama.

“Terutama dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, seperti seminar, kuliah umum, penyuluhan hukum, PPL mahasiswa dan lainnya,” ujar Samsu kemarin.

MoU dan MoA ini juga dirangkai dengan seminar nasional dengan tema Penerapan Undang-undang ITE dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dengan narasumber Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Jambi dan Kepala Bidang Pencegahan dan Peberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi.

Dalam materinya, Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi, Drs. Agus Nugroho Yusup,M.SI

mengatakan, perkembangan penyebarluasan Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) saat ini sangatlah cepat. Tetapi bila tidak dapat menyaring dampak dampak negative dari perkembangan ini akan terjerumus. Karena sudah ada Undang- undang Nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik atau elektronik informasi secara umum.

“Apalagi kalian mahasiswa jangan terbuai dengan kemudahan-kemudahan bertransaksi saat ini, karena banyak dampak negatif yang terkadung di dalamnya. Bila kalian tidak dapat memilah milah transaksi elektronik tersebut. Bahkan terkadang hal-hal kecil tetapi bisa menjadi hal besar bila sudah disebarluaskan di media elektronik,” jelas Agus.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Peberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi, Abdul Rozak, SE dalam materinya menjelaskan berbagai macam narkoba dan dampak dampak buruk dari narkoba.

Untuk itu dirinya menegaskan agar mahasiswa peserta seminar jangan mendekati ataupun mencoba barang – barang sejenis narkoba karena dampak buruk yang akan dirasakan akan sangat besar.

“Jangan coba coba, karena dampaknya bukan hanya kepada kesehatan kalian yang memburuk tetapi juga berdampak kepada lingkungan dan keluarga kalian, percayalah itu jangan mendekatinya,” pinta Abdul Rozak

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/38LTHBN