2594 Lynn Ogden Lane

Blog Details

Home   /   Jumlah Siswa SMKN Menurun
Jumlah Siswa SMKN Menurun

Jumlah Siswa SMKN Menurun

Jumlah Siswa SMKN Menurun
Jumlah Siswa SMKN Menurun
SEPI: Warga melintas di depan SMK 14 Kota Bekasi, Jatikarya, Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (26/6). Pada PPDB tahun 2019 SMK 14 Kota Bekasi paling sedikit dari sekolah negeri lainnya, sekolah tersebut menerima 25 peserta didik baru dari kouta yang disediakan sebanyak 140 peserta didik baru. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

– Penerapan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) tahun 2019 ini, berdampak pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN).

Ya, selain sistem zonasi pergeseran minat masyarakat untuk memilih SMK juga disinyalir karena beberapa faktor lainnya, yakni berkurangnya ketertarikan masyarakat terhadap SMK dan pengetahuan yang minim perihal proses PPDB tingkat SMK.

Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan wilayah III Provinsi Jawa Barat,

Hery Pansila mengakui jika tahun ini terjadi pergeseran minat siswa baru untuk memilih SMK guna melanjutkan tingkat pendidikan.

Menurutnya Hery, kondisi ini disinyalir karena sistem zonasi yang ada di SMA sehingga siswa dengan nilai rendah lebih memilih untuk bersaing memperebutkan kursi SMAN berbekal jarak rumah menuju sekolah sebagai bahan seleksi pada zonasi murni.

“Bisa jadi (karena zonasi murni), kalau SMK kan nggak ada zonasi, kalau SMK kan pakai nilai ya, mungkin yang nilainya rendah nggak akan mau ke SMK karena pasti akan tereliminasi, iya mendingan ke SMA mereka itu,” ungkapnya ketika dihubungi oleh Radar Bekasi, Rabu (26/6).

Penelusuran Radar Bekasi pada web PPDB Disdik Jabar menunjukkan data

yang mencolok pada pendaftar di SMKN 14 Kota Bekasi, dimana pendaftar hingga akhir masa pendaftaran hanya sebanyak 25 calon siswa saja.

Terkait hal itu kata Hery, beberapa faktor melatar belakangi minimnya pendaftar diantaranya adalah minimnya informasi masyarakat terhadap SMK atau minat masyarakat sekitar SMKN 14 yang berlokasi di jalan Pulo 1, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi minim ketertarikan terhadap SMK.

Untuk menghilangkan rasa penasaran, Radar Bekasi pun berkunjung lokasi sekolah

yang berbatasan dengan Kota Depok tersebut. Namun sayang kepala sekolah yang diharapkan bisa untuk dimintai keterangan tidak berada dilokasi.

Salah satu staff mengatakan bahwa yang bersangkutan sedang mengikuti rapat di KCD Wilayah III Provinsi Jawa Barat. Bangunan sekolah nampak masih terlihat baru, benar saja SMKN 14 Kota Bekasi baru saja menempati gedung tersebut selama satu tahun terakhir setelah dua tahun diawal berdirinya sekolah menumpang di gedung sekolah dasar.

 

Baca Juga :