2594 Lynn Ogden Lane

Blog Details

Home   /   KELEMAHAN – KELEMAHAN ANALISIS MAKROEKONOMI

KELEMAHAN – KELEMAHAN ANALISIS MAKROEKONOMI

Analisisnya Merupakan Analisis Jangka Pendek. Bahwa analisis makroekonomi pada dasarnya merupakan analisa jangka pendek, dapat dibuktikan dari beberapa pemisalan yang dibuat dalam teori tersebut. Dari sifat – sifat analisisnya dapat disimpulkan bahwa teori tersebut antara lain memisalkan terdapatnya keadaan – keadaan berikut: kapasitas alat – alat produksi tetap, jumlah tenaga kerja tidak berubah, dan tidak terdapat perbaikan dalam tingkat teknologi yang digunakan. Keadaan seperti ini hanya terdapat dalam jangka pendek.

Dalam jangka panjang pertambahan penduduk menyebabkan kenaikan dalam jumlah tenaga kerja, penanaman modal oleh para pengusaha menyebabkan kapasitas barang modal bertambah tinggi, sedangkan invensi dan inovasi yang terus menerus terjadi menyebabkan teknologi yang digunakan selalu mengalami perbaikan.Dengan adnya perubahan- perubahan ini tingkat produksi dapat terus menerus bertambah.Sedangkan dalam teori makroekonomi pada umumnya dianggap terdapat satu tingkat pendapatan nasional tertentu yang merupakan tingkat pendapatan maksimal yang dapat dicapai.Keadaan ini disebabkan oleh pemisalan – pemisalan yang disebabkan di atas.

            Kelemahan teori makroekonomi yang baru dinyatakan ini sudah lama disadari oleh ahli – ahli ekonomi.Untuk memperbaikinya, dengan dipelopori oleh Harrod dan Domar, ahli – ahli ekonomi sesudah Keynes mulai menelaah kembali berbagai persoalan pertumbuhan ekonomi.Tetapi, bagian ini bukanlah bagian yang terutama dari teori makroekonomi.Lagi pula teori – teori yang dikembangkan tersebut juga masih belum cukup memadai untuk digunakan dalam menganalisis masalah – masalah pembangunan yang dihadapi negara berkembang, dan untuk landasan dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

            Antara lain kelemahan teori tersebut adalah terlalu mengagungkan peranan modal dalam pembangunan, mengabaikan peranan faktor – faktor bukan ekonomi (non-ekonomi) dalam pembangunan, dan beberapa pemisalan – pemisalan yang digunakan dalam teori – teori tersebut jauh berbeda dengan kenyataan yang ada di negara berkembang.

Tidak Menganalisis Faktor Non-Ekonomi

Tidak terdapatnya analisis mengenai pengaruh kedaan sosial, struktur sosial, suasana politik, nilai – nilai hidup, corak pandangan masyarakat  dan corak kebudayaan masyarakat terhadap kegiatan ekonomi merupakan kelemahan lain dari analisis makroekonomi.  Teori makroekonomi menganggap kegiatan ekonomi dalam masyarakat sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor – faktor yang bersifat ekonomi dan didasarkan pada keinginan untuk mempertinggi efisiensi penggunaan faktor – faktor produksi yang dimiliki.