2594 Lynn Ogden Lane

Blog Details

Home   /   Manfaat dan Kegunaan Lengkuas
Manfaat dan Kegunaan Lengkuas

Manfaat dan Kegunaan Lengkuas

Manfaat dan Kegunaan Lengkuas

Lengkuas (Alpina galanga SW) dikenal kaya kandungan kimia. Beberapa zat kimia yang sudah diketahui terkandung dalam tanaman yang dikenal dengan nama daerah laos, laja, atau isem ini adalah saponin, tanin, flavonoida, dan minyak atsiri. Selain itu, terdapat kandungan aktif basonin, eugenol, galangan, dan galangol.

Lengkuas yang biasanya digunakan untuk pengobatan adalah jenis lengkuas merah (Alpinia purpurata K Schum). Dalam farmakologi Cina dan pengobatan tradisional lainnya disebutkan, lengkuas merah memiliki sifat anti jamur dan anti kembung. Efek farmakologi ini umumnya diperoleh dari rimpang yang mengandung basonin, eugenol, galangan dan galangol.

Tanaman obat yang mempunyai nama Greater galingale (Inggris), Lengkuas (Indonesia); Laos (Jawa), Laja (Sunda) ini dapat mengobati penyakit seperti Reumatik, Sakit Limpa, Gairah seks, Nafsu makan, Bronkhitis; Morbili, Panu.

  1. Reumatik

  2.  Bahan: 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari dan 1 butir telur ayam

kampung

Cara membuat: lengkuas diparut dan diperas untuk diambil airnya,

telur ayam kampung mentah dipecah untuk diambil kuningnya,

kemudian kedua bahan tersebut dioplos sampai merata.

Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari

  1. Bahan: 3 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 0,5 sendok teh bubuk

merica, 1 potong gula merah, dan 2 gelas air santan kelapa

Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama-sama

hingga airnya tinggal 1 gelas.

Cara menggunakan: diminum sedikit demi sedikit selama 1 minggu

  1. Sakit Limpa

Bahan: 2 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 3 rimpang umbi temulawak sebesar ibu jari dan 1 genggam daun meniran

Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air

sampai mendidih

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir, pagi dan sore.

  1.    Membangkitkan Stamina

Bahan: 2 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 3 rimpang umbi

halia sebesar ibu jari dan 2 buah jeruk nipis, 1 sendok teh merica,

1 sendok teh garam dan 1 ragi tape.

Cara membuat: umbi lengkuas dan halia diparut dan diperas untuk

diambil airnya, kemudian dioplos dengan bahan-bahan yang lain

dengan 0,5 gelas air masak sampai merata.

Cara menggunakan: diminum.

  1. Membangkitkan Nafsu Makan

Ø Bahan: 1 rimpang lengkuas sebesar ibu jari, 3 buah mengkudu mentah, 0,5 rimpang kencur sebesar ibu jari, 0,5 sendok the bubuk ketumbar, 1 siung bawang putih, 3 mata buah asam jawa yang masak, 1 potong gula merah, jakeling, jalawe dan jarahab.

Ø Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas

Ø Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 0,5 gelas, pagi dan sore.

Ø  Bahan: 1 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 1 rimpang temulawak sebesar ibu jari, 1 pohon tumbuhan meniran dan sedikit adas pulawaras.

Ø  Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih

Ø  Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari

  1. Bronkhitis

Ø  Bahan: rimpang umbi lengkuas, temulawak dan halia (masing-masing 2 rimpang) sebesar ibu jari, keningar, 1 genggam daun pecut kuda, 0,5 genggam daun iler, daun kayu manis secukupnya.

Ø  Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus kemudian direbus dengan 3 gelas air sampai mendidih

Ø  Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

  1. Morbili

Ø  Bahan: 4 rimpang umbi lengkuas sebesar ibu jari, 1 sendok the minyak kayu putih, dan 2 sendok teh minyak gondopura.

Ø  Cara membuat: umbi lengkuas diparut halus, kemudian dicampur dengan bahan lainnya sampai halus.

Ø  Cara menggunakan: dipakai untuk obat luar.

  1. Panu

Ø  Bahan: rimpang umbi lengkuas dan kapur sirih secukupnya

Ø  Cara membuat: kedua bahan tersebut ditumbuk sampai halus

Ø  Cara menggunakan: digosokkan pada bagian yang sakit, pagi dan sore.

Ø  Bahan: rimpang lengkuas dan spiritus

Ø  Cara membuat: rimpang lengkuas dipotong-potong.

Ø  Cara menggunakan: bagian yang sakit digosok-gosok dengan potongan-potongan lengkuas, kemudian diolesi dengan spiritus.


Sumber:

https://works.bepress.com/m-lukito/7/