2594 Lynn Ogden Lane

Blog Details

Home   /   Masukan Google untuk RUU Perlindungan Data Pribadi

Masukan Google untuk RUU Perlindungan Data Pribadi

Masukan Google untuk RUU Perlindungan Data Pribadi

Manager Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Google Indonesia, Ryan Rahardjo, mengatakan Google telah memiliki kerangka kerja terkait perlindungan data pribadi, yang dapat dijadikan referensi dalam merancang Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

“Google sendiri, kami tahun 2018 sudah mengeluarkan framework

buat smart regulation terkait perlindungan data pribadi, jadi ini mungkin bisa dipakai sebagai referensi juga buat pemerintah ketika merancang UU PDP,” ujar Ryan usai “Google Travel Insight” di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Penelusuran tentang pariwisata di Google meningkat 39 persen

Baca juga: Google investasi Rp46,5 T perluas pusat data di Eropa

Ryan mengatakan bahwa proses pengumpulan dan pengelolaan data harus transparan, baik pemilik platform online maupun pemerintah, agar user atau konsumen mengetahui apa saja informasi yang diambil.

Selain itu, Ryan menyarankan agar kontrol privasi selalu ada pada pengguna agar dapat sewaktu-waktu memperbarui bahkan menghapus informasi mereka. Ryan juga menekankan pentingnya fitur keamanan.

“Smart regulation ini yang kita push, dan juga practicality ini yang penting

karena harus melihat juga ekosistem digital seperti apa,” kata Ryan.

Menurut Ryan, UU PDP juga harus memperhatikan ekosistem digital secara luas agar dapat revelan dan mendukung industri lokal untuk maju.

“Teman-teman startup mereka juga bergantung pada free flow data

, jadi kalau misalnya ada pembatasan terhadap akses data, atau misalnya transfer data antarwilayah itu sebenarnya juga menjadi salah satu elemen yang menghambat sektor tersebut,” ujar dia.

 

Baca Juga :