Pemasok Industri Baja di Pittsburgh

Pemasok Industri Baja di Pittsburgh

Pemasok Industri Baja di Pittsburgh

Pemasok Industri Baja di Pittsburgh
Pemasok Industri Baja di Pittsburgh

Pada tahun 1970an, Pittsburgh mulai mengalami kemunduran sebagai salah satu pusat produksi baja di Amerika Serikat. Hal ini menimbulkan persepsi bahwa produksi baja tidak akan bertahan lama dan akan segera digantikan oleh produk industri baru yang berteknologi tinggi. Akan tetapi, persepsi tersebut kurang tepat, mengingat bahwa Pittsburg memiliki perusahaan pensuplai bahan pembuatan baja, yaitu memasok material, peralatan, proses pengontrolan, dan aspek lainnya. perusahaan pensuplai industri baja telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari eskpor Pittsburght.

Adanya kluster industri pensuplai baja dapat berperan sebagai kontributor penting di dalam ketahanan ekonomi wilayah di dalam menghadapi penurunan industri signature. Pengalaman yang ada di Pittsburght meyakinkan bahwa bahkan dalam menghadapi penurunan industri signature, klaster industri yang terkait dengan signature industri akan mengembangkan tingkat kemandirian yang penting. Namun, kita tahu bahwa kluster, memiliki kontribusi terhadap ketahanan wilayah dan mempertahankan keberlangsungan wilayah. Apapun dasar asal mula aglomerasi industri baja, klaster pensuplai industri baja sekarang melayani sebagai sumber ekspor ke luar daerah.

Penemuan kita juga melayani untuk memperkuat perhatian, bahwa kecenderungan bagi praktisi pembangunan ekonomi wilayah untuk fokus terhadap produksi berbasis klaster, dapat menyebabkan kebijakan berinisiatif untuk menghilangkan kesempatan pembangunan. Konsep dari klaster industrri dari Porter memotret jaringan yang kaya akan hubungan vertikal dan horizontal. Analisis kita menunjukkan 2 tipe hubungan vertikal dan horizontal, yang dapat berkelanjutan oleh perusahaan pensuplai, bahkan ketika industri tersebut dalam produk berbasis kluster mengalami penurunan dalam suatu wilayah. Banyak responden yang mengidentifikasi ada keterkaitan horizontal di dalam klater. Misalnya pabrik di dalam klaster mungkin bekerjasama untuk mencari jaringan pasar melalui pembangunan produk atau untuk mengatasi permasalahan dengan mengambil keuntungan komplementer mereka dalam klaster.

Inisiatif kebijakan dapat memperkuat klaster dengan membantu perusahaan, terutama perusahaan baru untuk mengambil keuntungan dari komplemeteritas mereka. Hal ini dapat dicapai melalui investasi publik pada sektor infrastruktur, misalnya pembuatan kantor yang memiliki tujuan khusus atau upaya untuk meningkatkan komunikasi antarperusahaan di dalam klaster.

Organisasi swasta, misalnya asosiasi profesional dan universitas dapat memainkan peranan penting dalam memperkuat hubungan klaster. Menggunakan Pittsburght, kita melihat bahwa sejarah dominan dari industri manufaktur diterapkan dalam kenyataan bahwa wilayah merupakan rumah bagi dua asosiasi profesional utama yang menarik praktisi industri. Anggota asosiasi berkisar dari insinyur hingga wirausahawan profesional dan akademisi. Sebagai tamabahan, 3 pusat penelitian akademisi pada 2 universitas utama mempunyai fokus khusus terhadap baja.

Inisiatif kebijakan yang mempromosikan kerjasama di antara institusi dalam suatu wilayah melalui presentasi gabungan atau partisipasi dalam konferensi juga mempromosikan kepedulian terhadap komplementar yang mungkin menimbulkan keterkaitan horisontal yang positif dalam hubungan pemasok. Pengembangan klaster yang sukses dapat mendorong ketahanan ekonomi di suatu wilayah.

Sumber : https://filehippo.co.id/