Proses, Unsur dan Jenis Yurisprudensi

Proses, Unsur dan Jenis Yurisprudensi

Proses, Unsur dan Jenis Yurisprudensi

Proses, Unsur dan Jenis Yurisprudensi
Proses, Unsur dan Jenis Yurisprudensi

 

Proses Yuriprudensi

Untuk memutuskan suatu kasus maka harus melalui beberapa dproses diantaranya:

Eksaminasi

Proses ini yaitu proses meneliti dan menyidik suatu keputusan.

Notasi

Proses ini yaitu proses klarifikasi sementara atau permanenan yang dicatata menurut suatu perkara.

Unsur Yurisprudensi

Setelah melalui proses kedua, sebuah keputusan harus memenuhi beberapa unsur diantaranya:
Memenuhi kriteria adil
Keputusan atas sesuatu yang tidak terang pengaturannya
Terjadi berulangkali dengan masalah yang sama
Sudah dibenarkan Mahkamah Agung
Keputusan tetap

Jenis-Jenis Yurisprudensi

Adapun jenis-jenis yurisprudensi diantaranya:

Yurisprudensi Tetap

Yurisprudensi tetap yaitu keputusan dari hakim yang terjadi alasannya yaitu rangkaian putusan yang sama dan dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh pengadilan.

Yurisprudensi Tidak tetap

Yurisprudensi tidak tetap yaitu keputusan dari hakim terdahulu yang tidak dijadikan seagai dasar bagi pengadilan.

Yurisprudensi Semi Yuridis

Yurisprudensi semi yurisis yaitu semua penetapan pengadilan yang didasarkan pada paermohonan seseorang yang berlaku khusus hanya bagi pemohon. pola yurisprudensi ini yaitu penetapan status anak.

Yurisprudensi Administratif

Yurisprudensi administrasif yaitu surat edaran Mahkamah Agung yang berlaku hanya secara administratif danm mengikat intern dalam lingkup pengadilan.

Dasar Hukum Yurisprudensi

Dasar aturan yurisprudensi yaitu UU No. 48 Tahun 2009 wacana kekuasaan Hakim yang berbunyi “Pengadilan dihentikan menolak untuk menyidik perkara, mengadili kasus dan memutuskan kasus yang diajukan dengan alasan aturan tidak ada atau kurang terang (kabur), melainkan wajib menyidik serta mengadilinya. Hakim diwajibkan untuk menggali, mengikuti dan memahami keadilan dan nilai-nilai aturan yang tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat”

Fungsi Yurisprudensi

Adapun fungsi yurisprudensi, antara lain:
Untuk menegakkan kepastian hukum
Untuk mewujudkan keseragaman pandangan aturan yang sama
Sebagai landasan hukum
Untuk membuat standar hukum
Manfaat Yurisprudensi
Adapun manfaat yurisprudensi yaitu:
Sebagai pedoman bagi hakim untuk menuntaskan kasus yang sama
Membantu membentuk aturan tertulis
Contoh Yurisprudensi
Berikut ini beberapa pola yurisprudensi diantaranya:
Pencurian arus listrik
Perkara perceraian
Pewarisan harta gono gini
Perjanjian internasional
Keputusan perdamaian
Terdakwa mengalami gangguan jiwa

Demikianlah artikel ini semoga manfaat ya. Terimakasih

Baca Juga: