Puluhan MTs di Bojonegoro Dipastikan Numpang UNBK 2018

Puluhan MTs di Bojonegoro Dipastikan Numpang UNBK 2018

Puluhan MTs di Bojonegoro Dipastikan Numpang UNBK 2018

Puluhan MTs di Bojonegoro Dipastikan Numpang UNBK 2018
Puluhan MTs di Bojonegoro Dipastikan Numpang UNBK 2018

Sekitar 44 Sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Bojonegoro,

Jawa Timur, belum siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) secara mandiri. Meski terbatasnya fasilitas penunjang UNBK, tidak membuat sekolah tersebut menyerah. Mereka pun akan menumpang.

Pelaksana Kurikulum Kemenag Bojonegoro, Choirur Rosyid mengatakan, tahun ini total MTs pelaksana UNBK sebanyak 109 sekolah. Sebanyak 65 MTs sudah melaksanakan UNBK secara mandiri. Sedangkan 44 sekolah sisanya masih menumpang.

“Kendala UNBK menumpang itu disebabkan keterbatasan sarana prasarana dalam menggelar UNBK secara mandiri,” kata Choirur Rosyid, Senin (19/3).

Choirur menambahkan, meski pelaksanaan UNBK masih banyak sekolah MTs

yang menumpang, masing-masing pihak madrasah sudah membekali siswa-siswi dengan mengadakan beberapa kali simulasi dan pemantapan materi yang akan diujikan.

“Kami berharap kepada pemerintah pusat, tahun depan semua sekolah khususnya MTs bisa mengikuti UNBK secara mandiri. Sekarang untuk sekolah yang sudah terfasilitasi, harap dijaga sebaik mungkin agar tahun berikutnya masih bisa digunakan untuk melaksanakan UNBK,” harapnya.

Pelaksanaan UNBK tahun ini, diikuti sebanyak 6.586 siswa MTs baik negeri

maupun swasta dan sudah masuk daftar nama tetap (DNT) siswa. Sebelum pelaksanaan ujian, seluruh siswa juga akan melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasiona-Berbasis Komputer (UAMBN-BK), yang saat ini memasuki simulasi tahap dua dan akan dilaksanakan 29 Maret mendatang.

“Ya semoga pelaksanaan UNBK MTs secara serentak dan untuk pertama kalinya ini dapat berjalan lancar, sehingga pelaksanaan ujian berjalan sesuai rencana,” jalasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Hanafi mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah sekolah yang berinisiatif untuk menumpang ke sekolah lain demi melaksanakan UNBK.

“Artinya sekolah ini ada usaha untuk menggelar UNBK, meskipun fasilitas maupun kondisi di sekolah mereka belum mendukung terlaksananya UNBK ini,” kata Hanafi.

 

Sumber :

https://dcc.ac.id/blog/puisi-lama/