2594 Lynn Ogden Lane

Blog Details

Home   /   Teknologi untuk Pemburu Badai
Teknologi untuk Pemburu Badai

Teknologi untuk Pemburu Badai

Teknologi untuk Pemburu Badai
Teknologi untuk Pemburu Badai

HURRICANE Hunters merupakan skuadron khusus Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) yang bertugas mendeteksi pergerakan badai.

Dari pengamatan itu, dapat dihasilkan data perkirakan kecepatan angin dan kemungkinan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Baru-baru ini badai Matthew yang melintasi AS juga mendapat perhatian dari Badan Topan Nasional (National Hurricane Center) yang membawahi National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Lembaga itu selalu memantau perkembangan cuaca melalui berbagai peralatan, seperti pesawat pemburu badai, drone militer, balon cuaca, dan satelit.

Banyak orang berpendapat badai merupakan bencana yang tidak dapat dielakkan.

Namun, dengan semakin canggihnya teknologi, badai kini dapat diperkirakan.

AS merupakan salah satu negara yang sudah menerapkan teknologi tersebut.

Sejak 1965, Badan Topan Nasional melakukan pengambilan data

di lapangan dan melakukan pengolahan data di kantor pusat yang berbasis di Florida.

Produknya ialah prakiraan cuaca dan pemantauan badai untuk tujuh hari ke depan di berbagai daerah di benua Amerika serta berfungsi sebagai peringatan dini.

Dalam pemantauan dan peramalan cuaca, Badan Topan Nasional dibantu skuadron khusus dari angkatan udara AS yang dijuluki Hurricane Hunters.

Mereka menggunakan pesawat Lockheed WC-130

yang merupakan modifikasi dari C-130 Hercules dengan penambahan peralatan khusus cuaca, termasuk penerima dan pengirim dropsonde, sebuah perangkat pengintai cuaca buatan National Center for Atmospheric Research (NCAR).

Ketika bertugas, satu unit WC-130 membawa minimal lima awak

yang terdiri atas pilot, kopilot, petugas sistem pertahanan, dan petugas pengintai cuaca. Skuadron khusus tersebut mempekerjakan 20 awak pesawat dan setengahnya berstatus tidak tetap.

 

Baca Juga :